Showing posts with label di. Show all posts
Showing posts with label di. Show all posts

Monday, April 14, 2014

Puasa Asyura Puasa Sunnah di Bulan Muharram

- 0 comments
Puasa Asyura, Puasa Sunnah di Bulan Muharram - Berpuasa pada Hari Asyura sebaiknya didahului dengan berpuasa pada hari tasu’a (hari kesembilan dari bulan Muharam) agar tidak menyerupai dengan amalan orang Yahudi yang hanya berpuasa pada Hari Asyura saja. Hal ini berdasarkan hadits yang diriwayatkan Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, “Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan (para sahabat) supaya berpuasa. Para sahabat berkata : ‘Wahai Rasulullah, sesungguhnya hari itu adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani’, Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Pada tahun depan insyaaLlah kita puasa tanggal 9′. Tetapi beliau wafat sebelum datangnya tahun berikutnya” (HR Muslim). Dalam riwayat yang lain disebutkan “Seandainya aku mendapati tahun depan, maka aku akan puasa tanggal 9. Tetapi beliau meninggal sebelum itu” (HR Muslim).

Sebagian ulama mengatakan, sebaiknya puasa selama tiga hari: 9, 10, 11 Muharam. Ibnu Abbas r.a. berkata, Rasulullah saw. bersabda, “Puasalah pada hari ‘aasyuura dan berbedalah dengan orang Yahudi. Puasalah sehari sebelum ‘asyuura dan sehari sesudahnya.” (HR Ahmad).

Ibnu Sirrin melaksanakan hal ini dengan alasan kehati-hatian. Karena, boleh jadi manusia salah dalam menetapkan masuknya satu Muharam. Boleh jadi yang kita kira tanggal sembilan, namun sebenarnya sudah tanggal sepuluh. (Majmuu’ Syarhul Muhadzdzab VI/406)

Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas radiyallahu ‘anhu “Tatkala Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam datang ke Madinah beliau melihat orang-orang Yahudi melakukan puasa di hari ‘Asyura. Beliau Shallallahu ‘alaihi wassalam bertanya, “Hari apa ini?”. Orang-orang Yahudi menjawab, “Ini adalah hari baik, pada hari ini Allah selamatkan Bani Israil dari musuhnya, maka Musa ‘alaihissalam berpuasa pada hari ini. Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Aku lebih berhak mengikuti Musa dari kalian (kaum Yahudi). Maka beliau berpuasa pada hari itu dan memerintahkan ummatnya untuk melakukannya” (HR Bukhari).

Dalam riwayat yang lain Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda “Puasa yang paling utama setelah puasa Ramadan adalah puasa pada bulan Muharam, sedang salat yang paling afdal sesudah salat fardu adalah salat malam.” (HR Muslim)

Puasa Asyura pun memiliki keutamaan berupa dihapusnya dosa satu tahun, sesuai hadits yang diriwayatkan oleh Abu Qatadah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam bersabda, “Puasa Asyuura menghapus dosa satu tahun, sedang puasa arafah menghapus dosa dua tahun.” (HR Muslim, Tirmizi, Abu Daud).

Nabi Shallallahu ‘alaihi wassalam senantiasa melakukan puasa Asyura berdasarkan hadits Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata.”Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam berpuasa pada suatu hari karena ingin mengejar keutamaannya selain hari ini (Asyura’) dan tidak pada suatu bulan selain bulan ini (maksudnya: Ramadhan).” (HR Bukhari dan Muslim). Juga dalam hadits yang diriwayatkan dari Aisyah radiyallahu ‘anha, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam puasa pada suatu hari yang beliau betul-betul mengharapkan fadilah pada hari itu atas hari-hari lainnya, kecuali puasa pada hari kesepuluh Muharam.” (HR Muslim).

Pada mulanya puasa Asyura diwajibkan, tetapi setelah Allah mewajibkan puasa pada bulan Ramadhan, maka puasa Asyura status hukumnya menjadi sunnah. Hal ini sebagaimana hadits yang diriwayatkan dari Aisyah radiyallahu ‘anha “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wassalam memerintahkan untuk puasa ‘Asyuura sebelum turunnya perintah puasa Ramadan. Ketika puasa Ramadan diperintahkan, siapa yang ingin boleh puasa ‘aasyuura dan yang tidak ingin boleh tidak berpuasa Asyuura.” (HR Bukhari, Muslim, Tirmidzi)

sumber: http://panji1102.blogspot.com
[Continue reading...]

Wednesday, February 26, 2014

Sepi Pun Menari di Tepi Hari

- 0 comments


Sepi Pun Menari di Tepi Hari

Kabar gembira datang pagi hari.

Selasa, 19 Agustus 1997. Di hadapan lebih dari 500 undangan yang memenuhi Aula Serbaguna RW 18, Kelurahan Pondok Petir, pinggir selatan ibukota, telah dinikahkan secara resmi Ir Gulian Putra Ariandaru, M.A, 29 tahun, dengan Arsih, 22 tahun.

Senyum itu. Misteri.

Daun bibirnya yang penuh, menggurat garis lunak di atas dagunya yang hampir tepat setengah lingkaran. Seperti menyatakan dari kejauhan: hidup itu empuk. Karena itu, salahmu sendiri jika kau tak dapat tidur nyenyak. Lalu, matanya menipis ketika bibir itu terbuka perlahan, seperti tawanya yang mengalun. Selesailah dunia! Dengan garis-garis wajah yang tertarik kuat dan wajar seperti itu, perempuan akan mengisi tatapan kosong setiap lelaki. Perempuan yang menciptakan jarak setiap langkah. Perempuan-perempuan Picasso yang merambati gelap dengan cahayanya.

Namanya Arsih. Kujumpai pertama, kedua, dan ketiga kalinya selalu di pertengahan pertunjukan wayang kulit. Ketika punakawan muncul hanya untuk menihilkan awal dan akhir cerita. Suara tawanya, entah kenapa, mengejutkan dan membuatku segera berpaling ke arahnya. Suara itu mengembang dan mengambang seperti langkah tak berjejak dan memaksaku tersenyum. “Itu, Arsih. Anak Yu Katiyem.” Sudri, informan dalam kerja risetku, menyahut cepat pertanyaanku. “Baru 20 tahun,” sambungnya. Entah dengan maksud apa.

Pertemuan kelima di panggung dangdut. Kami berkenalan. Bapaknya petani palawija, ibunya membuka kios gado-gado. Aku meraih master enam bulan kemudian. Tiga tahun berikutnya, kami, aku dan Arsih, hampir memiliki anak. Kandungannya lemah, ia gugur hanya karena Arsih bersepeda ke pasar.

Dia? Ah, biasa saja. Anak kota. Gayanya. Bajunya selalu putih, mentereng. Jadi, kelihatannya bersih terus. Ngomongnya juga di-sopan-sopanin. Biar lancar kerjaannya. Kerjaannya apa sih? Nyatet melulu, kayak juru tulis kelurahan. Aku tahu dia sering melirik aku. Sejak wayang Petruk Dadi Ratu-nya kiai Sumprit, dalang edan itu. Kenalan? Aku dipaksa Mbakyu Tumi. Kan ndak ada ruginya, kata Mbakyu.

Mauku, mau mbok dan bapakku, kawin di kampung. Cara kawin di kota, aku gak ngerti. Gak kerasa. Tapi, sudahlah. Mas Guli memang baik. Aku mau apa saja dikasih. Kebetulan, kata Mbakyu Tumi. Porotin saja, katanya. Aku gak mau. Bukan ndak setuju, tapi males saja. Tapi, Mas Guli jarang di rumah. Temanku pembantu. Lebih dari teman. Seperti saudara. Lebih dekat dari Mas Guli sendiri.

Aku nonton video porno, diajak Yu Ti, pembantu. Juga gambar-gambar asli. Asli bener. Aku kok jadi pusing. Gak tahan. Minum pil dan tidur. Mimpi ndak? tanya Yu Ti. Enggak tuh. Enak gak tidurnya? Biasa saja, tuh. Mau nonton lagi? Enggak dulu. Tak bikinin jamu, ya? Buat apa, Yu? Perempuan tiga puluhan itu tersenyum. Ke dapur, membuat jamu. Tidak kuminum sampai esoknya. Ini jamu siapa, kata Mas Guli saat datang agak malam. Yu Ti, kataku gugup. Bibir Mas monyong. Dia lihat agak lama gelas jamu itu. Lalu, pergi mandi.

Lebih tiga tahun perkawinan, kami belum sukses memproduksi anak. Dia sudah lima kali keguguran. Dokter bilang, sudah sulit sekali. Dan aku tak menunggu mukjizat. Aku tak percaya keajaiban, terutama kalau berhubungan denganku. Usaha keras, hanya itu prinsip hidupku. Begitu aku bekerja. Entah untuk apa. Karier? Uang? Gengsi? Rasanya bukan. Sekadar kewajiban. Termasuk, utamanya, kewajiban memenuhi hajat dan keinginan istriku. Arsih tidak banya minta, melalui mulutnya. Tapi, lewat sudut mata dan sikap tubuhnya. Aku harus mengerti apa yang ia mau. Selendang biru, tempat tidur baru, piring makan, penyejuk udara, kiriman tambahan orangtuanya, modal dagang mbakyunya, atau sandal jepit dari Jepang, katanya.

Entah dari mana ia tahu itu semua. Hampir sebagian besar permintaannya tak terpakai. Dia tetap Arsih. Daster kembang, rambut digulung atau kepang, dan radio wayang kulit. Juga tentu televisi, melulu dua program: India dan dangdut. Stasiun teve seperti setia meladeninya. Bicara? Hampir seluruh topik adalah keluarga dan tetangganya di desa. Jangan bicara soal pekerjaan, film Dustin Hoffman terbaru, atau roman Vikram Seth yang membuat silau pikiranku. Buku? Satu hal yang, baginya, tak lebih penting dari satu ons bawang putih.

Aku masih terpukau oleh senyumnya. Begitu purba. Seperti waktu berlalu tanpa bekas, masa lalu, hidup senantiasa, hingga di masa nanti. Untuknya, aku harus pandai mencari pergelaran wayang kulit di seantero ibu kota. Atau, sesekali ke Wayang Orang Bharata. Tapi, Arsih tak begitu suka yang terakhir ini. Ia memang berpendirian. Tegas bahkan. Aku betul menyukainya. Aku betul tidak menyukainya ketika pendirian itu tak dapat didiskusikan lagi. Ia boleh diam, seperti mengalah. Tapi tidak sama sekali. Ia menyimpannya sebagai dendam. Untuk diledakkan di saat yang baginya tepat.

Dan saat itu tiba. Bom waktunya meledak!

Mas Guli, gantian ya kamu di bawah.

Cuma itu yang kuminta. Kenapa lalu dia uring-uringan. Sampai pagi tidak tidur. Sampai malam datang lagi, ia tak kerja. Duduk di kebun merokok dan ngopi tiada habisnya. Ada apa? Aku mau arisan dan undangan majelis taklim. Ada yang jual ehmm…apa itu, gelas kristal! Bagus dan keren, katanya.

Pergi saja! Katanya pendek waktu aku minta izin. Ada apa sih, Mas? Tanyaku ketika pulang, menjelang 10 malam. Dia malah pergi tidur. Aku mau minta lagi agar ia mau di bawah. Tapi, kudengar ia mendengkur keras. Bohongan, aku tahu. Ada apa sih? Sengaja bikin aku kesel? Ada apa, Mas? Mas Guli mengecapkan bibirnya seperti ngigau. Dan dengkur lagi. Bohong lagi. Kenapa sih?

Apa-apaan? Dari siapa kau mempelajari itu?

Tak ada jawaban. Ini keistimewaan lain Arsih. Tutup rapat rahasia hati atau pikirannya. Berbalik habis denganku. Semangatku membagi info dan pengetahuan, berbagi hati dan pikiran. Dan Arsih tidak menunduk. Ia tentang mataku dalam bisu. Ia bukan saja merokok, pergi ke kafe, atau mampir ke kabin karaoke, tapi juga membuat kelompok-entah apa namanya-dengan beberapa ibu muda, bahkan yang datang jauh dari kompleks perumahan kami. Aku memergokinya. Ketika semua sudah lebih setahun berlangsung. Kamu juga minum bir? Ndak. Aku tak tahu, ia jujur atau kembali berahasia.

Itu mungkin belum seberapa. Bagiku. Dimulai dengan permintaan aneh agar aku mau bermain di bawah, Arsih melanjutkan dengan beberapa permintaan lain. Dan imajinasiku tak dapat menjangkaunya. Aku yang nungging atau Mas saja? Tanyanya suatu kali. Aku tak mengerti. Dan terasa sangat tolol di depannya. Ia tersenyum. Aku membuang bantal. Senyumnya hilang. Pintu kubanting. Dua malam berikutnya, aku tidur di sofa.

Apa-apan ini ? Dari siapa ia mempelajarinya ?

AKU mau pulang saja, Mas !

Mas Guli memandangku. Seolah aku ini kethek sirkus. Wong mau pulang saja, kok susah. Ditanya ini ditanya itu. Aku gak ngerti pertanyaannya. Katanya apa ? Aku tidak memahami dia, aku keblinger, aku membawa karepku dhewe, aku…wah banyak lagi. Gak aku jawab. Wong gak ngerti.

Kasihan juga Mas Guli lamalama. Ia capek ngomongi aku. Mukanya pucat dan masam. Aku bikinkan ia air jeruk dingin. Dia minum sambil geleng kepala. Aku pulang saja ya, Mas? kataku lagi. Dia menghela napas. Panjang sekali. Kenapa? Tanyanya. Dia ulang lagi. Ya, mau pulang saja. Masak gak boleh tho, Mas.

Sudah lebih setahun aku memang belum pulang. Lebaran cuma ngirimi bingkisan dan uang ke desa. Mas Guli banyak kerjaan. Jujurnya, aku juga mulai bosan dengan teman-temanku, ibu-ibu sekompleks. Dengan Yu Ti. Dengan Romi, kucingku. Dengan Mas Guli. Aku gak tahu, harus bagaimana. Aku ini kenapa. Aku mau pulang, Mas !

Suamiku membanting pintu. Keluar. Jadi, diizinkan ya, Mas?! Tak ada suara. Aku pun berkemas.

Arsih pulang seminggu, aku sakit. Keras, bahkan. Sekonyong kolesterol dan asam uratku meningkat drastis. Aku harus opname, seminggu kemudian, karena mulai ada gangguan jantung. Arsih sudah datang dan langsung mendampingiku, 24 jam di rumah sakit. Aku sangat tertolong. Aku pandang wajahnya dengan seluruh rasa sayang yang paling mungkin dalam imajinasiku. Dan aku tak pandai untuk itu. Arsih tersenyum. Sama seperti dulu, pertama kulihat dia. Tak ada perubahan. Tiga tahun perkawinan, untuknya, seolah waktu bermain yang lepas begitu saja. Tapi, cukuplah senyum itu untukku.

Namun, ternyata tak cukup untuk penyakitku. Sebulan keluar dari rumah sakit, aku malah terkena stroke ringan. Aku mulai panik. Melulu karena pekerjaan yang tak tergarap. Perusahaan tak ikut mengeluh. Tapi, gosip miring mulai mampir di telingaku. Arsih tetap rajin seperti biasa. Dua bulan setelah stroke, aku sudah mulai lancar menggerakkan anggota tubuh. Di tempat tidur, Arsih datang dan bertanya ringan sekali: sudah bisa belum, Mas? Baju tidurnya oranye tipis.

Aku mau tertawa, mungkin juga teriak. Tak bisa keduanya. Besoknya kuterima uang cukup besar dari perusahaan. Bukan santunan. Pensiun dini. Arsih memberi selamat dan bilang, mobil Karimun Bu Wondo, temannya, lucu dan asyik ya Mas. Maksudmu kita ganti Starlet lama kita? Dia tak menjawab. Wajahnya menunduk kecil dengan posisi miring, bibir senyum di sudut, seperti serbuk sari mengintai dan menghisap kumbang yang mendekatinya.

Aku sakit, Sih, kataku. Dan Karimun baru datang seminggu kemudian.

Sudah setengah tahun Mas Guli tak berdaya. Uang sih masih ada. Cukup untuk makan dan kebutuhan beli baju atau vcd baru. Tapi, aku tak bisa lagi mengajaknya pergi. Jalan-jalan di Mal Bintaro kesukaanku, nonton wayang kulit di hotel atau gelanggang remaja, bakar ikan di gunung, atau cuma sekadar makan nasi uduk pagipagi di Kampung Betawi. Mas Guli seperti bisu. Diam saja di kamarnya. Baca, baca, baca. Nulis, nulis, nulis. Kalau ditanya, jawabnya sepatah saja. Dia memang masih sakit.

Tapi anunya kan gak sakit, tho. Aku mau, pengin banget. Mas Guli seperti patung ukiran kalau diminta. Kaku membesi. Kalau lelaki sudah membesi begitu berarti tak lagi bernafsu. Apa…aku sudah gak merangsang lagi? Sering kuladeni tubuh bugilku di kamar mandi. Sehat. Seksi, kata Manto, tetangga sebelah, kata Juri, tukang kebun, kata Dani, teman Mas Guli. Lalu? Seksi, kataku.

Aku suka tubuhku sendiri. Cermin kamar mandi kini jadi temanku. Aku melihatnya, jadi nafsu. Aku merabanya, jadi mau. Aku menciumnya, tak keburu. Ahhh…… Mas Guli masih bergelimang buku. Dani temannya datang dan melirikku. Lengkap setahun sudah aku tak disentuh. Tabungan tipis. Aku mulai utang untuk lipenstip dan fondesyen. Suamiku bisu.

BISA jadi aku sengaja.

Sakitku bertambah berat, memang keinginan bawah sadarku. Ketika segala cara rasional jadi invalid untuk mendapatkan penyelesaian masalah, biarkan intuisi purba yang bekerja. Mungkin emosi ada gunanya. Sesungguhnya badanku baik, tapi dapat kubuat lumpuh. Dengan kursi roda kulaksanakan semua kegiatan. Sendiri. Mang Juri kupecat dan kebun mengganas dengan serangga dan ular satu-dua. Yu Ti bersih rumah dan cuci-cuci. Arsih memasak dan mengelola uang. Sekarang tak ada lagi yang ia kelola.

Apa yang akan dia perbuat? Pulang? Tidak. Ia mulai jual segala barang bahkan tanpa permisiku. Aku tertawa dalam hati. Sampai mana? Berulang kali ia hendak marah dan membentak, demi melihat kelumpuhanku, ia diam. Pergi setengah hari. Entah ke mana. Bagiku, surga adalah saat ia tak ada. Masihkah ada surga? Betulkah aku menyimpan harapan? Sedang mimpi pun aku tak lagi bisa. Arsih, di mana tempatnya ia kini?

Bahkan senyumnya pun tak kuingin (setahun sudah ia tak tersenyum). Kecuali saat ia keluar dari kamar mandi. Wajahnya bersih dan terang. Air memberinya bahagia. Serius jika aku sirik dan cemburu pada air bak mandi. Selebihnya: muak! Aku mau cerai. Aku tak berani. Aku mau ia pergi. Mulutku tak kuasa mengusirnya. Aku mau ia diam saat malam di tempat tidur. Mulutnya tak henti mengeluh. Bahkan membentak. Aku tampar. Pertama kalinya. Ia diam. Sungguh terdiam.

Aku mau bunuh diri. Tak bisa.

Sudah kucoba beberapa kali. Tak enak. Bagaimana bunuh diri yang enak? Dengan pistol di mulut, seperti film-film di teve? Tak ada yang minjami. Pil tidur? Apotek curiga. Apa aku benar mau bunuh diri? Tak tahu. Aku tak tahu apa yang aku mau. Mas Guli tidur di kursi roda, aku lebih banyak di sofa. Aku makan cah kangkung kesukaannya, dia minta jajan warung. Aku ingatkan kewajiban suaminya, pipiku dihajar. Entah kali berapa sudah. Sekali aku gak tahan, kulempar ia dengan piring. Kepalanya bocor. Ia pergi ke puskesmas sendiri. Dengan kursi roda. Aku menangis setengah hari. Dan tidur di kuburan dekat rumah.

Maaf? Minta maaf? Siapa yang harus memulainya? Dan untuk apa? Apa yang harus dimaafkan dari lelaki yang 24 jam menatapmu dengan benci? Yang menyebut seluruh keluargamu dengan caci maki? Yang menggapai dirimu dengan jijik hingga di ujung jari? Maaf? Aku serius gak ngerti arti kata itu. Yang kutahu, sejak sebulan terakhir ini, aku menyimpan satu hal yang menentukan, di hatiku, di mataku, di bibirku, di balik bajuku.

Sudah tak kukenali lagi diriku sendiri. Perkawinan adalah rumah sia-sia ketika tak ada lagi yang dapat atau pantas dikenali. Bukan saja segala menjadi asing, bahkan hidup yang harus dihidupi itu pun mengasingkan diri. Kata-kata jadi seperangkap jala yang menyergap semua mimpi kita. Dan emosi yang tersisa hanya berguna ketika kau selesai dengan upacara buang air kecil dan air besarmu.

Aku tak tahu, apa lagi yang harus kuperbuat dengan rumah tangga ini. Mestinya ia segera selesai. Terutama ketika kudapatkan ia menumpahkan seluruh perbendaharaan makiannya di lembar-lembar kertas, yang ia simpan seperti pusaka. Juga ketika ia menuang air ludahnya pada cangkir teh yang hendak kuminum. Termasuk juga saat ia mengatakan, perceraian tak perlu karena aku punya penyelesaian tersendiri. Satu-satunya pendapat yang sama ada dalam pikiranku.

Dan itu harus terjadi. Hanya karena peristiwa kecil, mungkin. Di kamar mandi. Tidak sengaja aku masuk kamar mandi, yang kebetulan tak terkunci, dan kutemukan ia terengahengah hebat karena onani. Di hadapannya cermin dan sebuah foto ditempel selotip. Aku terdiam. Menatapnya dingin. Ia pun menatapku. Tidak diam. Tidak dingin. Panas sekali. Tubuhnya bergetar. Tangannya kian cepat bergerak. Hingga akhirnya….Cuaahhh!! Kami sama-sama muntah.

Hanya dua hari setelah itu.

Kami tidur bersama lagi. Pertama setelah setahun setengah. Tentu tidak berdekatan. Ia di ujung utara, aku sebaliknya.

Sejak menit pertama, kami tak bicara. Hingga ia mendengkur, aku pun. Hingga malam terlampau larut, aku tercenung. Di luar hening, malam tak suara. Bahkan pun kepak serangga malam tak terdengar. Sepi seperti menari. Hingga hari hampir tiba di tepi. Aku merasa waktuku tiba kini. Mataku terbuka. Bibir mengeras. Kepalanku menggenggam kuat. Aku menarik nafas panjang. Dan sekonyong…aku berbalik. Menancapkan sesuatu di genggamanku, tepat di dada manusia di sampingku. Aaacchhh…. Sesuatu yang tipis dan dingin terasa di dadaku, melesak dalam sekali. Dingin. Dingin sekali.

Aku memandangnya. Begitu pun ia. Kami tersenyum. Untuk kali pertama.

Sepi datang lagi. Dan menari. Hari pun menepi.

Kabar duka datang senja hari.

Kamis, 23 September 2002. Sepasang suami istri ditemukan bunuh diri. Di dada mereka tertancap sebilah belati. Namun satu tangan mereka menggenggam erat jari-jari.

Jakarta, 2003


sumber:

[Continue reading...]

Wednesday, February 19, 2014

Cara daftar dan Memasang Iklan Bidvertiser di Blog

- 0 comments

Cara daftar dan Memasang Iklan Bidvertiser di Blog

Selamat datang di Pending Bisnis - Saya mendapat pertanyaan seputar cara memasang iklan Bidvister di Blogg. Dari situ lah saya langsung membuat artikel ini. Bagi anda. Langsung saja kita langsung mempraktekan cara daftar dan memasang iklan nya.

Cara Daftar!!
1. Klik Link di bawah ini untuk daftar
Monetize your Website or Blog with BidVertiser

2. Klik Join Now Free (dibagian tengah)

3. Isi data dan Email anda dengan benar

4. Untuk Activation, klik Get Activition Code, buka email anda dan lihat pesan dari Admin Bidvister, lalu ambil Code nya, paste di kolom aktifasi

5. Centang semua peraturanya

6. Lalu Continue

Cara Pasang Iklan Bidvertiser di Blog

1. Pastikan anda pada menu Publisher Center,

2. Klik Add New Bidvertiser

3. Centang "Add new BidVertiser under a new domain", akan terbuka seperti ini

- Isi Bidvertiser Tittle dengan nama Blog anda
3rd party ad server / URL forwarding (Tidak usah dicentang)
Primary language of your website (pilih bahasa blog anda )
Select a category that most accurately describes your website: (Pilih kategory yang sesuai dengan blog anda)

4. Klik Finish

Kemudian untuk mengambil Script iklan nya 
- pergi ke menu Bidvertiser Center
- Klik Choose Template (Di bagian Bawah)
- Pilih banner sesuai keinginan anda, jika sudah kik Update bagian bawah
- Klik Get a Code, disamping Choose template.
- ambil code nya dan pasang di blog anda

Jika anda masih bingung silahkan berkomentar di kolom kimentar di bawah. :)

Semoga bermanfaat.. !!!
[Continue reading...]

Saturday, December 21, 2013

7 Persepakbola Tertinggi di Dunia

- 0 comments
1. Kristof van Hout

 Persepakbola tertinggi di dunia yang masih aktif dan tercatat dalam sejarah adalah Kristof van Hout dengan tinggi 2,08 meter. Pemain kelahiran 1987 ini berposisi sebagai kiper untuk klub Belgia, KV Kortrijk.

 
2 Yangh Changpeng



Yang Changpeng adalah striker asal Cina kelahiran tahun 1989. Ia merupakan pemain Three Georges Kangtian



3. Vanja Ivesa:




Sementara Vanja Ivesa merupakan kiper asal Kroasia kelahiran 1977 dan bermain untuk klub Turki Eskisehirspor. Kedua pemain ini memiliki tinggi 2,05 meter. 



4. Øyvind Hoås


 http://www.vg.no/uploaded/image/bilderigg/2005/09/23/1127449269640_120.jpg
yang paling kiriØyvind Hoås (lahir 28 Oktober 1983) adalah penyerang sepak bola Norwegia yang saat ini bermain untuk Sarpsborg 08 FF.

Dia sebelumnya bermain untuk Fredrikstad FK, tapi meninggalkan tahun 2008. Dia bergabung dengan Fredrikstad dari Molde FK pada tahun 2003. Selama musim panas sebelum inggris 07/08 Football League Season, dia pelatihan dengan Liga Inggris Satu sisi Luton Town, dengan maksud untuk kemungkinan masa depan penandatanganan. Namun ini tidak pernah terwujud.

Striker yang tinggi berdiri di 6 8 "dan merupakan mantan U-21 internasional dengan Norwegia, mencetak satu gol dalam empat penampilan.

Dia sering disebut sebagai bakat dan telah mencetak beberapa gol terlupakan selama karirnya - termasuk liga terakhir tujuan menjadi yang dicetak dalam lama Fredrikstad tanah dan gol pertama di stadion baru mereka juga.

Baru-baru ini, ia telah dikaitkan dengan Liga Satu sisi Norwich City. 



5. Tor Hogne Aarøy:




Pada awal musim tahun 2001 ia bergabung dengan klub lapis kedua Aalesunds FK, mencetak 11 gol dalam 26 pertandingan pada musim pertama. Musim berikutnya ia akan membantu memenangkan Aalesund promosi ke Liga Premier untuk pertama kalinya dalam sejarah mereka, mengakhiri atas kedua pencetak gol dengan 17 gol. Musim tahun 2003 gagal, meskipun 6 gol untuk Aarøy, tim juara kedua dan terakhir diturunkan. Pada tahun 2004 ia memiliki musim dan Aalesund layak dipromosikan kembali. 2005 adalah musim miskin lain, dengan sekali lagi diserahkan Aalesund. Tepat sebelum musim 2006 ia mendapat pasangan baru, Dede Anderson dengan siapa ia membentuk kemitraan pemogokan besar, selama musim itu ia berhasil mencetak 12 gol, sementara Dede mencetak 14. Pada tahun 2007, Aarøy memainkan permainan 20 Premier League, mencetak 6 gol. 



6. Peter Crouch 201 CM:


 
Peter Crouch (lahir di Macclesfield, Inggris, 30 Januari 1981; umur 31 tahun) adalah seorang pemain sepak bola Inggris. Tinggi tubuhnya 201 cm. Sejak Juli 2008 ia merupakan pemain Portsmouth F.C. di Liga Utama Inggris. Sebelumnya dari tahun 2005 hingga 2008 ia memperkuat Liverpool FC. Ia masuk dalam skuad timnas Inggris dan juga termasuk pemain sepak bola terjangkung di Liga Utama Inggris dan juga di Eropa bersama Jan Koller dan Nikola Zigic. Di tim nasional Inggris, ia masuk dalam tim yang bermain di Piala Dunia 2006. Kini, ia memperkuat Tottenham Hotspurs, setelah dibeli dari Portsmouth untuk mengantisipasi hengkangnya Darren Bent.



7. Nicola Zigic:



Nikola Žigić (lahir pada tanggal 25 September 1980 di Vojvodina, Yugoslavia) adalah pemain sepak bola yang bermain di klub sepak bola "Bintang Merah Beograd" (Serbia: Fudbalski klub Crvena zvezda atau Фудбалски клуб Црвена везда). Ia dua kali terpilih sebagai pemain terbaik Serbia. Dengan tinggi badan 202 cm, bersama Zeljko Kalac dan Peter Crouch, ia termasuk pemain sepabola tertinggi di dunia.



sumber


Sumber Artikel: http://www.didunia.net/2012/11/pemain-sepak-bola-tertinggi-di-dunia.html#ixzz2D2r2bkQz
[Continue reading...]

Friday, December 20, 2013

5 Museum Kedokteran Paling Aneh di Dunia

- 0 comments
Museum kedokteran tak hanya didatangi para mahasiswa atau dosen saja. Nyatanya, banyak wisatawan yang mengunjungi museum kedokteran karena penasaran akan koleksinya. Ada yang unik, aneh, sampai menyeramkan.

Museum kedokteran yang paling terkenal di dunia mungkin adalah Mutter Museum. Terletak di Philadelphia, AS, museum ini sudah dibuka lebih dari 150 tahun. Tapi selain Mutter Museum, setidaknya ada 5 museum kedokteran lain yang diminati traveler karena keunikan koleksinya.

Dari CNN Travel, berikut 5 museum kedokteran paling aneh di sedunia. Beberapa punya koleksi unik dan satu-satunya di dunia.

1. Meguro Parasitological Museum, Jepang
  
 Mungkin, inilah satu-satunya museum berisi koleksi parasit. Di Meguro Parasitological Museum, wisatawan bisa melihat koleksi hewan parasit yang bisa hidup dalam tubuh manusia. Koleksi ini adalah milik dr Satugo Kamegai, yang membuka museum ini untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terkait penyakit yang menerjang pasca Perang Dunia II.


Salah satu koleksinya tentu saja Diphyllobothrium nihonkaiense alias cacing pita. Usai berkeliling museum 2 lantai ini, wisatawan bisa membeli kaus dengan gambar parasit aneka bentuk. Meguro Parasitological Museum berlokasi di Kota Meguro, Jepang, dan buka mulai Selasa-Minggu pukul 10.00-17.00 waktu setempat.
 
 
2. Fragonard Museum, Prancis

Fragonard Museum, atau Musee Fragonard, awalnya adalah milik dokter anatomi terkemuka bernama Honore Fragonard. Letaknya di Maisons Alfort, tak jauh dari Kota Paris. Museum ini punya koleksi organ dan replika anatomi tubuh. Tapi yang paling ngeri, ada replika tubuh tanpa kulit yang dipajang di lemari khusus.

Ada replika tubuh kuda, monyet, bahkan janin manusia. Bayangkan saja, Anda seperti melihat seisi tubuh tanpa kulit! Semua koleksi ini berasal dari abad ke-18.

Musee Fragonard dibuka sejak 1902. Namun, pada 1990 museum ini sempat tutup untuk direnovasi. Sejak 2008 sampai sekarang, wisatawan bisa kembali menikmati koleksi unik museum ini.
 

3. Barts Pathology Museum, Inggris

Barts Pathology Museum berada di dalam komplek University of London, Kota London. Koleksi-koleksinya berasal dari abad ke-18, ada pula beberapa organ tubuh yang diawetkan. Di sini, wisatawan bisa melihat aneka benda aneh yang masuk ke dalam tubuh. Kasusnya mulai dari 150 tahun yang lalu.

Misal, sikat gigi yang tersangkut di kerongkongan. Anda juga bisa melihat potongan tubuh yang diawetkan, milik seorang pembunuh yang hidup di abad ke-17 bernama John Belingham.
 
 
4. Ibn Sina Academy of Medieval Medicine and Science, India

Nama museum kedokteran ini diambil dari nama seorang filsuf dan dokter kenamaan beragama Islam, Ibnu Sina. Tak tanggung-tanggung, museum yang terletak di Kota Aligarh ini punya beragam peninggalan seputar medis sejak abad ke-10!

Wisatawan bisa melihat aneka peralatan medis kuno yang dipakai zaman dahulu. Ada juga patung sistem pernafasan peninggalan berabad-abad silam. Koleksinya sederhana, namun menjelaskan garis besar dunia kedokteran di Timur Tengah dan Asia.
 
 
5. Berlin Museum of Medical History at the Charite, Jerman
 

Inilah tempat Anda melihat beragam peninggalan seputar medis masa Perang Dunia II. Beragam alat kedokteran, sampel kasus penyakit, sampai bagian tubuh yang diawetkan ada di museum ini.

Berlokasi di Chariteplatz, Kota Berlin, museum ini juga punya peninggalan medis berabad silam. Ada kandung kemih yang diawetkan sejak abad ke-17. Ada pula kursi persalinan yang digunakan pada abad ke-18.

Kalau Anda bukan orang yang mudah jijik atau mual, museum kedokteran bisa menjadi destinasi wisata yang menarik. Berani?
[Continue reading...]

Thursday, December 19, 2013

Perempuan Tangguh di Dunia Bisnis Indonesia

- 0 comments

Kiprah perempuan Indonesia di kancah bisnis kini sudah tidak diragukan lagi. Saat ini kian banyak perempuan yang memainkan peran penting di dunia bisnis, khususnya di kursi eksekutif.

Ya, perempuan dan bisnis seakan menjadi topik yang tidak ada habisnya. Ada kalangan yang masih meragukan kepatutan perempuan duduk di puncak korporasi. Tetapi, tidak sedikit pula yang berasumsi sebaliknya.

Saatnya perempuan terus berkarya di kancah bisnis. Sebuah studi bertajuk A Woman’s Nation Changes Everythingyang dirilis Maria Shriver dan The Center for American Progress akhir tahun lalu sangat layak disimak.

Di mana dalam laporan tersebut diungkapkan fakta bahwa separuh dari karyawan di Amerika Serikat (AS) perempuan. Tidak sedikit yang justru menduduki posisi puncak di perusahaan. Nah, bagaimana dengan perempuan Indonesia?

Perempuan Indonesia terus memperlihatkan perannya di sektor ekonomi. Hal ini dibuktikan dengan adanya sejumlah perempuan Indonesia yang menduduki jabatan penting di perusahaan besar. Sebut saja Felia Salim, Wakil Direktur Utama Bank Negara Indonesia (BNI).

Felia berperan penting dalam pengambilan kebijakan bank pelat merah tersebut. Jabatan ini diemban Felia sejak 6 Februari 2008. Sebelum memegang jabatan ini, Felia sudah melanglang buana di sejumlah posisi strategis bidang keuangan seperti menjabat komisaris BNI sejak 2004 hingga 2008. Pada periode 1994–1999, Felia mengemban amanah di PT Bursa Efek Jakarta dengan menjabat posisi direktur.

Peraih gelar Bachelor of Arts dari Carleton University (1983) ini juga pernah menjadi Ketua Sekretariat Komite Kebijakan Sektor Keuangan (2000–2001) dan Deputi Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (2001).

Tidak hanya sampai di situ, portofolio karier Felia juga diisi dengan jabatan Pjs Executive Director Partnership Governance Reform (2002) dan Pjs Executive Director Tifa Foundation (2003).

Jabatan lainnya sebagai Komisaris Independen Good Year (mulai 2003), Advisory Board–Financial Governance Technical Support AUSAID (mulai 2004), dan Ketua Governing Board of The Partnership for Governance Reform (mulai 2004), dan Komisaris Independen (2004-2008).

Tokoh wanita lain yang juga tak kalah suksesnya di pucuk pimpinan korporasi adalah Aviliani. Namanya memang sudah akrab dalam dunia ekonomi Indonesia. Maklum, Komisaris Independen Bank Rakyat Indonesia (BRI) sejak 2005 ini sudah lama dikenal sebagai pengamat ekonomi.

Wanita kelahiran Malang 16 Desember 1961 ini merupakan peneliti di Institute for Development of Economics and Finance (Indef) sejak 1995. Perempuan yang akrab dipanggil Mbak Avi ini pernah menjabat sejumlah jabatan akademis seperti Ketua Jurusan Manajemen FE Universitas Paramadina (2002–2005), Pembantu Ketua II STIE Perbanas (2000–2002), dan Wakil Direktur Penelitian dan Pengabdian STIE Perbanas (1997-1999).

Kepiawaian Aviliani dalam bidang ekonomi pernah mengantarkannya menjadi moderator debat presiden pada Pemilu 2009. Saat ini Aviliani juga ditunjuk sebagai Sekretaris Komite Ekonomi Nasional (KEN) yang dibentuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono beberapa bulan lalu.

Nama Parwati Surjaudaja semakin menambah panjang daftar top eksekutif perempuan di Tanah Air. Parwati menjabat sebagai Presiden Direktur Bank OCBC NISP sejak 2008. Sebelumnya dia menjabat sebagai Wakil Direktur Bank NISP yang dijalaninya sejak 1997.Sebelumnya Parwati menjabat Direktur Bank OCBC NISP, yang kala itu masih bernama NISP (1990-Juni 1997).

Peraih gelar MBA dan BSc dari San Fransisco State University Amerika Serikat (AS) ini juga pernah menjadi konsultan senior di SGV Utomo/Arthur Andersen (1987-1990). Perjalanan Bank NISP berkembang pesat selepas krisis ekonomi yang mendera Indonesia pada 1998. Hal ini pun menarik minat Bank OCBC Singapura dan membeli 74,73 persen saham NISP.

Pembelian ini membuat nama bank berubah menjadi OCBC NISP seperti yang sekarang dikenal. Sejumlah perubahan pun dilakukan. Daftar perempuan berpengaruh di kancah bisnis Indonesia makin panjang dengan munculnya Friderica Widyasari Dewi yang menjabat Direktur Pengembangan Usaha Bursa Efek Indonesia (BEI).

Kehadiran perempuan yang akrab dipanggil Kiki di jajaran direksi menjadikan BEI lebih berwarna. Sebelumnya alumnus Universitas Gadjah Mada ini sudah lama dikenal sebagai artis dan model. Sebelum masuk dalam jajaran direksi, dia pernah menjabat Corporate Secretary BEI. Karena itu, Kiki wajar jika fasih menjelaskan berbagai istilah dunia keuangan yang rumit.

Dia juga tak segan bekerja keras untuk membantu memulihkan pasar modal Indonesia yang terkena imbas krisis global sehingga indeks harga saham gabungan (IHSG) di BEI terpangkas habis. Dunia Kiki saat ini tentu berbeda dengan dunia yang digelutinya pada era 1990-an.

Saat itu dia lebih dikenal dalam dunia hiburan sebagai artis dan model. Dunia yang penuh glamor ini ditinggalkan kala dia melanjutkan studi di California State University, Fresno, AS pada awal 2000.

Usai meraih gelar MBA pada 2004, dia memutar haluan kariernya ke Bursa Efek. Wanita kelahiran 28 November 1976 ini mengaku makin mencintai dunianya saat ini. Dalam blog pribadinya dia menulis “Bagiku, hidup ini seperti air sungai, mengalir.”

Nama Karen Agustiawan tentu tidak bisa dilepaskan jika berbicara mengenai top eksekutif wanita. Maklum, Karen adalah sosok perempuan Indonesia yang membuat sejarah baru di dunia bisnis perminyakan.

Dia adalah wanita pertama yang menduduki kursi Direktur Utama (Dirut) PT Pertamina. Sebelum menjabat Dirut Pertamina, Karen sudah melewati karier panjang dalam dunia perminyakan.

Wanita kelahiran Bandung 19 Oktober 1958 ini usai me-nyelesaikan studinya di Institut Teknologi Bandung pada 1983 langsung terjun di bisnis perminyakan dengan bergabung bersama MobilOil Indonesia.

Dia menjabat analis dan programmer dalam pemetaan sistem eksplorasi. Sukses di posisi ini, pada 1987 Karen menjadi Seismic Processor and Quality Controller MobilOil Indonesia untuk beberapa proyek seismik Rokan, Sumatra Utara, dan Madura. Pengalaman kerja di luar negeri dirasakan Karen ketika pada 1989 dia diboyong MobilOil Dallas ke AS.

Sampai akhirnya Karen ditarik ke Indonesia pada 1992 dan menjadi Project Leader di bagian Eksplorasi MobilOil yang menangani seluruh aplikasi studi G&G dan infrastruktur yang dijalaninya sampai 1993. Sejumlah jabatan lain dilakoni Karen di perusahaan perminyakan dan oli hingga pada 2008 ketika Ari H Soemarno, Dirut Pertamina kala itu, mengangkatnya sebagai Staf Ahli Dirut.

Kemudian dia diangkat sebagai Direktur Hulu PT Pertamina. Hingga akhirnya menduduki kursi orang nomor satu di Pertamina dan mencatat sejarah baru. (abdul malik/islahuddin)(Koran SI/Koran SI/ade)

Sumber : okezone.com
[Continue reading...]

Benua di Bumi Terbentuk dari Kenari

- 0 comments
Percaya atau tidak, benua-benua di bumi ini terbentuk dari kenari. Saat setelah jaman es, daratan di berbagai belahan bumi terpisah menjadi benua-benua baru. Perpecahannya sungguh tak disengaja, hanya karena seekor tupai terlalu ambisius mengejar sebuah kenari.



filmofilia.com


Scrat, demikianlah nama sang tupai. Ketika mengejar buah kenari, tak sengaja menginjak es yang menimbulkan keretakan besar, berpengaruh hingga perut bumi. Akibatnya, daratan besar di bumi terpecah-belah, membentuk daratan-daratan baru yang kita sebut benua sekarang.

Tak hanya itu, piramida pun terbentuk karena ulah Scrat. Singkatnya, evolusi di bumi ini semua ulah tupai ini (diperankan oleh Chris Wedge).

Setidaknya, demikianlah versi Michael Berg dan Jason Fuchs, duo penulis kisah tiga sekawan, kukang Sid, singa Diego, dan mamut Manny. Nah, sudah ingat dengan mereka? Ya, kisah di atas jadi pembuka film Ice Age terbaru, Continental Drift.


 wordonroad.net


Sebagai film ke-empat, Ice Age masih menawarkan berbagai kelucuan yang bakal mengocok perut kita. Selain layaknya kisah drama tentang Peaches (Keke Palmer), anak dari Manny (Ray romano) dan Ellie (Queen Latifah) yang mengalami gejolak masa remaja dan sempat memiliki perasaan benci pada ayahnya. "Aku berharap engkau bukan ayahku!" teriak Peaches penuh amarah karena dilarang berkumpul dengan teman-teman gang-nya.

Di waktu yang sama, gara-gara Scrat dan kenarinya yang mengubah wajah dunia purba, membuat keluarga mamut ini terpisah karena es-es terpecah jadi daratan baru. Tiga sekawan ini pun hanyut terbawa arus.



 revolveersite.wordpress.com


Seperti biasa, petualangan Manny, Sid, dan Diego dimulai. Mereka mengelilingi dunia hanya demi bisa bersatu kembali dengan keluarga yang ditinggalkan. Sebelumnya, saat baru terpisah, Manny sempat berteriak lantang pada istri dan anaknya, "Tetaplah hidup. Aku akan menemukan kalian!"

Ice Age: Continental Drift masih seru, kok. Tetap ada nilai moral yang bisa kita petik. Yakni, soal persahabatan serta soal keteguhan seorang ayah (Manny) yang berjuang dengan cara apa pun demi keutuhan keluarga.

Ah, so melting... tapi untungnya kita tak akan berlarut-larut dibawa perasaan mellow ala drama keluarga. Tetap saja film berdurasi 90 menit ini penuh kelucuan yang membuat kita tak terasa kalau film akhirnya habis.

Untuk tontonan saat libur bersama keluarga dan teman? Wah, film ini sangat direkomendasikan.


Trailer






Sumber: Sindo edisi Sabtu
[Continue reading...]

Wednesday, December 18, 2013

5 Makanan yang Enak Namun Berbahaya di Dunia

- 0 comments
Setiap Manusia pasti butuh makan. Di zaman yang modern ini banyak jenis-jenis makanan yang muncul dengan kreasi dan kreativitas tangan para pecinta masak. Tidak hanya mengenyangkan perut nih gan, makanan lezat menjadi incaran para pecinta makanan (kuliner). Ini dia beberapa Makanan Lezat enak di lidah namun berbahaya untuk Kesehatan menurut blogger.com :


1. Cabai Rawit teroedas di dunia



Mayoritas orang Indonesia suka makanan pedas, makan tidak lengkap tanpa sambal, camilan lebih enak kalau level pedasnya 10, benar kan? Sekali waktu, Anda bisa liburan ke Karibia. Di sana, Anda akan menemukan cabai paling pedas di dunia, namanya Naga Bhut Jolokia atau the Ghost Pepper atau Cabai Hantu. blogger.com

Karena banyak orang terobsesi dengan makanan pedas, pada tahun 1912, seorang pria bernama Wilbur Scoville mengembangkan skala Scoville. Skala tersebut dapat mengukur tingkat pedas. Untuk makanan terpedas di dunia, rekor masih dipegang oleh cabai rawit bernama Trinidad Moruga Scorpion.
Makanan pedas tentu berbahaya bagi Anda yang memiliki pencernaan sensitif. Bahkan, terlalu banyak mengonsumsi makanan pedas bisa mengakibatkan pendarahan lambung atau usus.



2. Ikan paling beracun di dunia


Ikan laut adalah makanan kesukaan banyak orang. Lihat saja rumah makan seafood selalu laris manis. Namun hati-hati, tidak semua ikan laut bisa dimakan karena mengandung racun. Salah satu ikan yang rasanya enak namun beracun adalah ikan fugu.


Ikan fugu atau ikan kembung adalah ikan unik, dia bisa menggembungkan tubuhnya seperti balon jika merasa terancam. Di Jepang, ikan ini terkenal sangat enak, sering dibuat jadi sushi. Namun ikan fugu memiliki racun yang bisa membunuh seseorang. Ikan ini dilarang beredar di Eropa dan di Jepang sejak tahun 1984.


Bagian paling beracun dari ikan fugu adalah hatinya. Chef harus sangat berhati-hati memasak ikan ini. Salah sedikit saja, orang yang memakannya bisa meninggal karena kena racun. Ikan fugu masih banyak disajikan dengan irisan daging tipis yang disusun mirip kelopak bunga.  
blogger.com


3. Pizza paling mahal di dunia




siapa yang tidak suka pizza? Makanan yang berasal dari Italia ini sudah akrab di lidah orang Indonesia. Beberapa restoran pizza terkenal memasang harga yang tidak murah, namun Anda pasti kaget dengan harga pizza y
ang satu ini, karena sangat mahal dan berbahaya untuk dompet anda.


Nama pizza ini adalah pizza Louis XIII. Dibuat oleh Chef Renato dan membutuhkan waktu tiga hari untuk membuatnya. Yang membuat pizza ini jadi mahal adalah bahan-bahannya, terdiri dari telur ikan, lobster dan garam khusus yang diambil dari sungai Murray. Banyak yang mengatakan pizza ini sangat eksotis.
Harganya $12.000 atau sekitar Rp 120 juta.


4. Makanan paling awet di dunia.


Burger adalah makanan praktis dan paling disukai, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun tahukah Anda, seorang pria bernama David Whipple secara tidak sengaja menyimpan sebuah burger selama belasan tahun. Burger ini dibeli pada 7 Juli 1998, namun tetap awet hingga dibuka pada awal tahun 2013.


Mengerikan bukan, burger ini tidak mengalami pembusukan bahkan tidak bau. Bagian roti dan daging tetap utuh seperti burger baru. Seharusnya, makanan alami akan busuk setelah beberapa hari, namun BURGER INI TAHAN DARI PEMBUSUKAN hingga 14 tahun. Burger ini dibeli di sebuah restoran fast food yang sangat terkenal, bahkan sangat terkenal di Indonesia.


Tentu saja muncul kontroversi dari temuan ini, sebanyak apa pengawet yang digunakan agar burger tetap utuh. Namun sekali lagi.. rasa yang enak kadang mengalahkan segalanya.



5. Buah paling bau di dunia.




Kalau yang satu ini Anda pasti sudah akrab, ya ya.. durian yang kata orang Indonesia sebagai buah paling enak di dunia. Daging durian yang lembut dan manis bisa memanjakan lidah Anda. Walaupun baunya cukup menyengat, durian tetap jadi buah paling disukai, padahal harganya tidak bisa dibilang murah.


Namun tahukah Anda, bagi sebagian orang di luar negeri, terutama bule, mereka heran mengapa orang Indonesia dan beberapa negara di Asia sangat suka durian. Bagi mereka, aroma durian yang bau bisa membuat pusing, bahkan muntah. Buah ini dianggap berbahaya karena bisa menyebabkan rasa tidak enak badan akibat baunya. 
blogger.com

Mungkin hanya masalah kebiasaan saja, hidung orang Indonesia sudah terbiasa dengan aroma durian. Sehingga aroma menyengat sekalipun.. hajar saja! Kan rasanya enak.
[Continue reading...]
 
Copyright © 2012. Jemur - Posts · Comments
Powered by Blogger